“SUSTER NGESOT” PALSU PIDANAKAN SATPAM GALERI CIUMBULEUIT

Kasus “suster ngesot” palsu yang terjadi di Bandung tampaknya bertambah panjang. Pasalnya, sang suster ngesot tetap memidanakan satpam Galeri Ciumbuleuit .

” Proses hukum tetap berjalan. Ini semata-mata untuk mendapatkan keadilan,” ujar Mega didampingi kedua orangtua dan pengacaranya saat jumpa pers di RM Seafood Praoe, Jalan Sumatera, Rabu malam (14/12/2011).

Mega mengaku menyesalkan sikap satpam Suryana yang setelah menendang tidak membawanya ke rumah sakit. “Setelah saya ditendang saya setengah sadar. Kenapa tidak membantu saya dan bawa saya ke rumah sakit,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah jika satpam Suryana datang untuk minta maaf akan diterima? “Ya kalau memaafkan sudah pasti, tapi proses hukum harus berjalan,” tegasnya.

Sementara itu Kuasa Hukum Mega, Dinar W Hendhian menyatakan menyerahkan kasus ini sepenuhnya ke jalur hukum. “Untuk mengetahui benar atau tidaknya nanti diuji di persidangan,” katanya.

Ayah Mega, Mahfud Djabir menambahkan pihaknya akan menerima jika satpam dinyatakan tak bersalah. “Kalau nanti tak bersalah, kita legowo. Asalkan berjalan sesuai hukum, kita akan terima. Itu bukti kami sebagai warga negara yang baik,” katanya.

Kasus ini bermula saat Mega Tri Pratiwi (20) beraksi ala suster ngesot untuk menakuti temannya yang sedang berulang tahun bernama Fitra, Sabtu dini hari (10/12/2011). Mereka menginap di Apartemen Galeri Ciumbuleuit, yang belakangan diketahui milik ibu Mega.

Mega dan empat temannya menunggu Fitra dan 3 teman lainnya yang sedang makan. Usai makan, mereka pun naik ke kamar melalui lift. Mega pun menunggu sendiri di depan lift sambil berpose ala suster ngesot sementara empat teman lainnya menunggu.

Di dalam lift, ternyata tak hanya Fitra dan 3 temannya saja, ada juga satpam Sunarya dan seorang pegawai Apartemen Galeri Ciumbeluit lainnya. Ketika pintu terbuka, semua mundur menjerit ketakutan. Sunarya yang berada depan lift langsung maju dan menendang Mega. Gigi bawah Mega patah dan pelipis kirinya lebam.

Twitter Terbaru

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Top Rated

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 4 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: